Mengenal Workbook, Worksheet, Row, Column dan Cell di Excel

misno
0

 


Mengenal Workbook, Worksheet, Row, Column dan Cell di Excel

Kalau baru pertama kali membuka Microsoft Excel, tampilannya mungkin terlihat seperti kotak-kotak yang tidak ada habisnya. 😄

Ada huruf di bagian atas, angka di sebelah kiri, kemudian banyak sekali kotak di tengah.

Sebenarnya semuanya memiliki fungsi.

Pada artikel sebelumnya kita sudah berkenalan dengan Excel. Sekarang kita akan membahas lima istilah yang wajib banget dipahami pemula, yaitu:

Workbook, Worksheet, Column, Row, dan Cell.

Kalau lima istilah ini sudah dikuasai, tutorial Excel berikutnya akan terasa jauh lebih mudah.

1. Workbook

Workbook adalah file Excel secara keseluruhan.

Misalnya kita membuat file:

Data_Siswa.xlsx

Maka file tersebut merupakan sebuah workbook.

Satu workbook dapat berisi beberapa worksheet.

Bayangkan workbook seperti sebuah buku.

Workbook = buku

Sedangkan worksheet adalah halaman-halaman di dalam buku tersebut.

2. Worksheet

Worksheet adalah lembar kerja di dalam workbook.

Misalnya kita memiliki satu workbook bernama:

Administrasi_Sekolah.xlsx

Di dalamnya terdapat:

  • Data Siswa

  • Nilai

  • Absensi

  • Guru

Keempatnya bisa berada pada worksheet yang berbeda.

Dengan demikian, satu file Excel tidak harus hanya berisi satu tabel.

3. Column

Column atau kolom adalah bagian vertikal Excel.

Kolom ditandai dengan huruf:

A, B, C, D, E, F, dan seterusnya.

Contohnya:

ABC
NamaKelasNilai
Ahmad7A85

Pada tabel tersebut:

  • Kolom A = Nama

  • Kolom B = Kelas

  • Kolom C = Nilai

4. Row

Row atau baris adalah bagian horizontal Excel.

Baris ditandai dengan angka:

1, 2, 3, 4, 5, dan seterusnya.

Contohnya:

ABC
1NamaKelasNilai
2Ahmad7A85
3Budi7A78

Baris 2 berisi data Ahmad.

Baris 3 berisi data Budi.

5. Cell

Nah, ini bagian yang sangat penting.

Cell adalah pertemuan antara Column dan Row.

Contohnya:

A1

Artinya:

Kolom A + Baris 1.

Sedangkan:

C2

Artinya:

Kolom C + Baris 2.

Jika kita memasukkan angka 85 ke C2, maka Excel menyimpan angka tersebut di cell C2.

Kenapa Alamat Cell Penting?

Karena nanti kita akan menggunakan alamat cell dalam rumus.

Misalnya:

=C2+C3

Excel akan membaca rumus tersebut sebagai:

isi C2 + isi C3

Jika C2 = 85 dan C3 = 78, hasilnya:

163

Konsep sederhana ini akan menjadi dasar hampir semua rumus Excel.

Gambaran Mudahnya

Agar lebih mudah mengingatnya:

Workbook
↓
File Excel

Worksheet
↓
Lembar kerja

Column
↓
Kolom A, B, C, D...

Row
↓
Baris 1, 2, 3, 4...

Cell
↓
Pertemuan kolom dan baris

Contoh:

B5 = Kolom B, Baris 5

Tips untuk Pemula

Jangan buru-buru menghafalkan semua istilah Excel.

Cukup pahami logikanya.

Kalau seseorang mengatakan:

"Masukkan data ke D7."

Maka kita tinggal mencari:

Kolom D → Baris 7 → Cell D7

Selesai.

Kesimpulan

Lima istilah ini akan terus kita gunakan dalam belajar Excel.

IstilahPengertian
Workbook            File Excel
Worksheet            Lembar kerja
Column            Kolom
Row            Baris
Cell            Pertemuan kolom dan baris

Setelah memahami bagian-bagian ini, sekarang kita siap belajar bagaimana cara memasukkan data ke Excel.


Post a Comment

0Comments

Post a Comment (0)